Langsung ke konten utama

Asumsi Saf Rapat Lurus Tidak Seluruhnya Benar

Setiap akan menjalankan ibadah salat, umumnya imam selalu mengingatkan pada makmumnya atau jamaah untuk menjaga kerapatan dan lurusnya saf. Padahal jika dicermati dengan baik, kata-kata itu ada yang keliru menurut penalaran. Kerapatan memang suatu kesempurnaan dalam salat namun, pada kata kedua yakni lurus, ha menurut saya bukan kata lurus yang seharusnya di cetuskan, karena yang sebenarnya saf itu miring tidak lurus. Sejauh ini saya memahaminya seperti itu, di mana pun saya pernah mampir ke masjid,  surau atau apapun itu, dari kesemuanya saf itu miring ke kanan, tepatnya menghadap kiblat. Nah,, dengan pemahaman yang sudah disepakati seperti kebanyakan mungkin dianggap benar oleh khalayak. Akan tetapi, tetap saja ada perbedaan dengan cara pandang saya. Yah, memang manusia itu Indah dengan perbedaannya, dan saya yakin dari kalian juga punya pola pikir yang berbeda satu sama lainnya. Sekian
       
                                         Yogyakarta,
                                          Waktu Isya, 18.51

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belo Betty Si Bendera Kebebasan

One Piece 904 Chapter Online : All Commander Revolutionary army appear  Selonews.com. One Piece chapter 904 terbilang biasa saja, namun ada satu yang menarik. Ya, Belo Betty. Salah seorang komandan revolusioner timur yang punya kekuatan dorongan spirit, atau pemakan buah (kobu kobu no mi). Rasanya buah inilah yang jadi antitesa keputusasaan orang, beruntung pasukan revolusi mendapatkannya. Bayangkan jika buah itu real life, mungkin orang-orang tiada lagi yang kendat, putus asa, sambat, dan selainnya. Kelemahan dan ketakutan akan bajak laut mungkin iya, tapi selama ada buah spirit Betty dia bisa memanipulasi dan memobilisasi orang-orang. Itu adalah buah provokatif.  Di reverie inilah waktunya revolusioner ambil peran. 

Dawam Rahardjo Tutup Usia; Dulunya Teman Diskusi Alm Ahmad Wahib

http://www.madinaonline.id/sosok/tokoh/m-dawam-rahardjo-tokoh-islam-damai-versi-majalah-madina/ Cendekiawan muslim dan ekonom Indonesia Dawam Rahardjo tutup usia di Jakarta pada rabu 30 Mei 2018 pada usia 76 tahun (1942-2018). Beliau dulunya teman diskusi Ahmad Wahib alm sewaktu kuliah di Jogja dan tokoh HMI, bersama kawan-kawan yang mendirikan lingkaran diskusi Limited Group Ahmad Wahib (catatan pribadi nya yang diangkat temannya "Pergolakan Pemikiran Islam") Nurcholish Madjid, Djohan Effendi, Mukti Ali, Dawam Rahardjo, Kuntowijoyo dll. Penulis tidak banyak tahu mengenai Dawam selain yang diceritakan Wahib dalam catatan hariannya. Jika di sandingkan dengan kawan di UI Salemba Jakarta yang waktu itu digawangi oleh Soe Hok Gie (Catatan Seorang Demonstran, juga catatan harian pribadi) dkk mereka seangkatan yang sama-sama kuliah walau beda kota dan kampus. Pada waktu itu terjadi pergolakan dua blok yang berbeda sama sekali antara wilayah Jogja dan Jakarta. Yang...